Anak dengan mental retardition kurang mampu mengembangkan ketrampilan-ketrampilan yang dimiliki oleh anak-anak seusianya. Hal pertama dan utama yang berpengaruh dalam hal ini adalah orang tua, bagaimana orang tua memainkan perannya sebagai pendidik sehingga anak dapat menjadikannya contoh, karena secara langsung maupun tidak langsung anak akan mengikuti perilaku orang tuanya.. Lalu orang tua juga harus bisa menjadi significant other bagi anaknya yang menderita mental retardition, agar anak dapt merasakan bahwa setiap yang dilakukannya memiliki dampak terhadap pemberian kasih sayng dari orang tuanya, jadi sang anak akan berusaha untuk menjadi lebih baik agar mendapatkan perhatian yang lebih dari orang tuanya.

Anak dengan mental retardisi bisanya cenderung lebih mudah frustasi karena kurangnya kemampuan yang dimilikinya, oleh karena itu sudah menjadi kewajiban bagi orang tua untuk memberikan motivasi yang besar pada anaknya.