Fransiska Ari Wahyu – detikinet

Jakarta – Tak selamanya bermain game membawa dampak buruk. Justru dengan bermain video game, diklaim dapat membantu memulihkan anak-anak yang menyandang autis.

Itulah yang diungkapkan oleh para peneliti dari University of Missouri. Video game yang dapat membantu para penyandang autis ini dinamakan “Space Race”. Saat memainkan game ini, para penyandang autis diminta untuk meluncurkan roket yang ada di layar. Tujuannya adalah melatih bagian-bagian otak untuk berkonsentrasi.

Dikutip detikINET dari Theinquirer, Selasa (29/4/2008), proses pemulihan ini disebut neurofeedback dan bekerja dengan menempelkan sensor di kulit kepala. Tingkat konsentrasi diukur dengan feedback audio visual yang ditampilkan di monitor, sedangkan aktivitas otak akan ditampilkan di monitor yang lain.

Dari sini terungkap bahwa bagian-bagian otak yang mengalami kerusakan atau mati karena jarang digunakan dapat diperbaiki dan diaktifkan kembali.

Selain sebagai terapi penyembuhan bagi penyandang autis, game ini juga dapat digunakan untuk terapi trauma otak, stroke, depresi, pecandu alkohol, dan sindrom pramenstruasi.
Sumber : http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/04/tgl/29/time/172828/idnews/931482/idkanal/317